Slider Widget

Ads Here

Tuesday, July 21, 2020

Tutorial Belajar Java Part 26: Jenis-jenis Operator Logika Bahasa Java oleh - seputarsenchatouch.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarsenchatouch.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 26: Jenis-jenis Operator Logika Bahasa Java oleh - seputarsenchatouch.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Dalam tutorial belajar bahasa Java di duniailkom kali ini kita akan membahas Jenis-jenis Operator Logika. Operator logika ini sering juga disebut sebagai operator boolean.


Pengertian Operator Logika dalam Bahasa Java

Operator logika dipakai untuk menghasilkan nilai boolean true atau false dari 2 kondisi atau lebih. Tabel berikut merangkum hasil dari operator logika dalam bahasa Java:

Operator Nama Penjelasan Contoh
&& And Menghasilkan true jika kedua operand true true && false, hasilnya: false
|| Or Menghasilkan true jika salah satu operand true true || false, hasilnya: false
! Not Menghasilkan true jika operand false !false, hasilnya: true

Pada prakteknya, operator logika ini banyak dipakai untuk menggabungkan beberapa hasil operasi perbandingan (contohnya akan kita lihat sesaat lagi).

Catatan: operator OR menggunakan karakter pipe ” | “, bukan huruf L kecil. Karakter pipe ini bergabung dengan tombol “\” dan ditekan menggunakan tombol shift.


Contoh Kode Program Operator Logika Bahasa Java

Dalam bentuk paling sederhana, operator logika bisa diproses untuk boolean true dan false. Berikut contoh kode programnya:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){                boolean a = true;      boolean b = false;      boolean hasil;             hasil = a && a;      System.out.println("Hasil dari a && a : " + hasil );               hasil = a && b;      System.out.println("Hasil dari a && b : " + hasil );               hasil = a || b;      System.out.println("Hasil dari a || b : " + hasil );               hasil = b || b;      System.out.println("Hasil dari b || b : " + hasil );                hasil = !a;      System.out.println("Hasil dari !a : " + hasil );              hasil = !b;      System.out.println("Hasil dari !b : " + hasil );             }  }

Hasil kode program:

Hasil dari a && a : true  Hasil dari a && b : false  Hasil dari a || b : true  Hasil dari b || b : false  Hasil dari !a : false  Hasil dari !b : true

Rumus untuk menentukan hasil dari operator logika adalah sebagai berikut:

  • Operator && hanya akan menghasilkan true jika kedua operand bernilai true, selain itu hasilnya false.
  • Operator || hanya akan menghasilkan false jika kedua operand bernilai false, selain itu hasilnya true .
  • Operator ! Akan membalikkan logika, !false menjadi true, !true menjadi false.

Kita juga bisa menggabungkan lebih dari satu operasi seperti contoh berikut:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){                boolean hasil;             hasil = (false && true) || (true || false);      System.out.println("Hasil: " + hasil );               hasil = !false && (false || true);      System.out.println("Hasil: " + hasil );           hasil = ((true && true) || (true || false)) && !true;      System.out.println("Hasil: " + hasil );              }  }

Hasil kode program:

Hasil: true  Hasil: true  Hasil: false  

Untuk operasi seperti ini, akan diproses dari kiri ke kanan, kecuali ditemukan tanda kurung maka itulah yang akan diproses terlebih dahulu.

  • Di baris 7, operasi (false && true) || (true || false) akan diproses menjadi false || true, hasilnya 1.
  • Di baris 10, operasi !false && (false || true) akan diproses menjadi true && true, hasilnya 1.
  • Di baris 13, operasi ((true && true) || (true || false)) && !true akan diproses menjadi (true || true) && false, kemudian menjadi true && false, hasilnya false.

Nilai boolean true dan false ini biasanya di dapat dari hasil operasi perbandingan. Inilah praktek yang sering dibuat untuk operator logika seperti contoh berikut:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){                boolean hasil;             hasil = (5 > 4) && (10 > 9);      System.out.println("(5 > 4) && (10 > 9) : " + hasil );           hasil = (15 <= 15) && (15 < 15);      System.out.println("(15 <= 15) && (15 < 15) : " + hasil );          hasil = ('a' == 'a') || ('a' == 'b');      System.out.println("('a' == 'a') || ('a' == 'b') : " + hasil );          hasil = (10 > 7) && ("duniailkom" == "duniailkom");      System.out.print("(10 > 7) && (\"duniailkom\" == \"duniailkom\") : ");      System.out.println( hasil );                }  }

Contoh kode Java untuk operator logika

Berikut penjelasan dari operasi logika yang dijalankan:

  • Di baris 6, operasi (5 > 4) && (10 > 9) akan diproses menjadi true && true, hasilnya true.
  • Di baris 9, operasi (15 <= 15) && (15 < 15) akan diproses menjadi true && false, hasilnya false.
  • Di baris 12, operasi (‘a’== ‘a’) || (‘a’ == ‘b’) akan diproses menjadi true || false, hasilnya true.
  • Di baris 15, operasi (10 > 7) && (‘duniailkom’ == ‘duniailkom’) akan diproses menjadi true && true, hasilnya true.

Sama seperti operasi perbandingan, operasi logika ini akan banyak dipakai pada percabangan kode program, misalnya untuk bisa login seseorang harus memiliki username DAN password yang sesuai. Jika salah satu saja tidak terpenuhi, maka tidak bisa login.


Selanjutnya, kita akan lanjut ke akan Jenis-Jenis Operator Bitwise dalam bahasa Pemrograman Java.

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Tutorial Belajar Java Part 26: Jenis-jenis Operator Logika Bahasa Java oleh - seputarsenchatouch.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarsenchatouch.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

No comments:

Post a Comment